Skip to main content

Posts

Kapan Waktu Terbaik untuk Bekerja atau Belajar (Penulis)

Kapan waktu terbaik untuk menulis? Akan ada yang menjawab subuh, pagi, siang dan juga malam.   Sebagian besar mengatakan bahwa mereka lebih suka menulis pada malam hari. Tapi kalau di pikir-pikir sih, malam itu memang waktu yang baik yah. Mengingat malam hari itu kadang sunyi. Apalagi jika semua orang sudah tidur maka kita dapat menuangkan ide dengan lebih nyaman tanpa gangguan.   Jika pagi atau siang biasanya ada begitu banyak gangguan di sekitar kita. Apalagi jika kita nulisnya di rumah, punya adik misalnya dan hal-hal lainnya yang dapat mengganggu konsentrasi. Nah, berikut ini merupakan penjelasan mengenai waktu-waktu tersebut 1. Malam Hari Ilustrasi seseorang yang bekerja pada malam hari Malam hari merupakan waktu yang damai, tenang sehingga menjadi waktu favorite bagi sebagian besar orang untuk bekerja atau belajar. Sebagian orang lebih produktif ketika bekerja di waktu-waktu yang tenang seperti malam hari. 2. Subuh Sebagian orang juga memilih waktu ini untuk mem...

7 Tips Mengatasi Writer's Block bagi Penulis

Ilustrasi seseorang yang sedang writer's block Writer’s block itu apa sih? Writer’s block merupakan suatu kebuntuan yang dialami oleh seorang penulis. Dalam hal ini, penulis biasanya tidak dapat melanjutkan tulisannya.   Atau bisa juga tidak bisa membuat/memulai tulisannya. Dan apa yang kamu lakukan di saat writers block? Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba jika kamu sedang berada di fase writer’s block ini. 1.      Free writing Kalau kamu benar-benar stuck , kamu boleh corat coret apa aja di bukumu atau laptopmu. Tulis apa aja, bebas. Bahkan uneg-uneg sekalian lepasin deh. Asal jangan dicampur aja sama naskah tulisan kamu, hehehe. Kamu nulis aja tuh tanpa memperhatikan aturan kepenulisan, tanda bacanya salah atau benar, ada typo atau nggak, pokoknya kamu nulis bebas aja dulu. Kamu bisa balik merevisi semuanya jika writer’s block -mu sudah hilang. 2.     Membaca Siapa tau aja, kamu stuck gara-gara gak ada ide, karena ...

5 Hal yang Perlu kamu Ketahui agar Konsisten Menulis

  Konsisten nulis itu sulit yah! Yes, aku tahu, sesemangat-semangatnya seseorang ada kalanya ia akan merasa jenuh, bosan, ataupun lelah. Dan jika hal itu dibiarkan maka lama-kelamaan ia akan berhenti. Tidak hanya seputar dunia kepenulisan, tetapi hal apa-pun itu. Jika kemalasan yang muncul dalam benak dibiarkan begitu saja menggeluti diri, maka percaya tidak percaya kamu akan berhenti pada akhirnya. Lihatlah! Ada begitu banyak penulis, baik itu tulisan fiksi maupun nonfiksi pada akhirnya mereka mengeluhkan tulisannya yang terbengkalai sejak sebulan yang lalu, dua bulan, atau mungkin setahun bahkan lebih lama dari itu. Pertanyaannya, mengapa hal demikian bisa terjadi? Lagi-lagi jawaban yang kuberikan adalah karena mereka MALAS . cara mengatasi tantangan terbesar seorang penulis (malas) Aku tahu suasana hatimu mungkin pernah berada di titk terburuk, rasa malas yang pernah menimpamu sangat sulit dilawan dan pada akhirnya kamu menuruti kemalasanmu itu and finally you are st...

Cara Mengatasi Tantangan Terbesar Seorang Penulis (Malas)

Tantangan terbesar seorang penulis itu apa sih? Aku tahu segala sesuatu itu memiliki tantangan tersendiri, begitupun halnya dengan seorang penulis. Menjadikan hobi menulis sebagai sebuah rutinitas rutin tidak selalu mudah. Apalagi jika menjadikan kegiatan menulis ini sebagai suatu pekerjaan. Ada kalanya rasa malas menyerang, ada kalanya kita kehabisan ide atau stuck, ada kalanya kita kehilangan kepercayaan diri kita terhadap karya kita. And it’s a normal thing cause  I also feel it, not only you but many people. Jika kamu sedang berada pada fase tersebut, tenang! Bukan Cuma kamu yang mengalaminya, aku juga dan banyak orang lainnya yang terjebak di situasi ini. Setiap masalah pasti ada solusinya, setiap kebuntuan pasti ada jalan keluarnya, right? So let see it! Aku menyebut bahwa faktor utama penyebab masalah yang kamu alami adalah rasa MALAS. Foto oleh  Eren Li  dari  Pexels Iya! Kamu malas berbenah, kamu malah membaca hingga kamu tidak mendapatkan bany...

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)

Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag? Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe…. Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag . Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen. Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh  definisi fiksi dan nonfiksi Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi. Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake.  Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan.  Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujua...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...

Yuk, Pelajari Pondasi Awal Sebelum Memulai Menulis!

Langkah awal memulai menulis agar pondasi tulisannya kuat?  Apasih yang dibutuhkan oleh sorang penulis?  Kamu pengen jadi penulis tapi gak ngerti sama sekali gimana caranya?  Yah kaloo menurut aku sih, nulis yah nulis aja. Masalah bener apa salanya itu urusan belakang. Karena seiring berjalannya waktu kita akan belajar dari pengalaman itu sendiri, dan semakin banyak karya yang kita lahirkan semakin banyak pula pembelajaran yang dapat kita petik dari karya kita.  Skill hebat itu gak serta merta ada , gak langsung melekat dari diri seseorang tetapi juga butuh diasah. Penulis hebat juga gak langsung bisa booming karyanya, pasti awalnya itu banyak juga latihan, banyak juga yang direvisi. Jadi kalau memang niat mau nulis yah   nulis aja, publish aja dulu. Tetapi sbelum itu tahukah kamu apa yang dibutuhkan seorang penulis sebelum memulai menulis?  Yups tentu saja kemauan. Ya iyalah kalau gak ada kemauan gimana caranya. Konsisten. Ya iyalah kalau gak konsisten ...

Cara Asyik Untuk Gemar Membaca

Hai Guys! Pernah gak sih kalian iri dengan orang-orang di sekitarmu? Ketika melihat mereka selalu  update story  tentang  qoute  yang mereka baca di buku, ketika mereka kemana-mana selalu bawa buku, baca buku di mana aja.  Sepertinya mereka terlihat nyaman yah dengan buku-buku itu, kayaknya kalau mereka gak punya temen bakalan  fine-fine  aja yah soalnya mereka selalu punya buku yang jadi  soulmate nya mereka. Tapi pernah gak sih kalian mikir, mengapa mereka bisa secinta itu dengan buku. Kita yang liat aja merasa bosen. Emangnya mereka gak bosen apa tiap hari baca buku mulu? Ternyata mereka itu gak semuanya suka buku dari awal kok, ada diantara mereka memang suka dari kecil, ada pula sejak ia remaja, ada pula orang yang baru suka baca buku ketika umurnya sudah dewasa seperti aku ini. Jadi aku tuh suka baca gak dari sononya kok, aku baru suka pada umur dua puluhan. Aku suka baca buku bukan dari kecil tetapi aku menyukainya karena ada sesuatu ...

Cara Mengeksekusi Ide Menulis

Photo by  Ketut Subiyanto  from  Pexels Punya ide banyak tapi gak tau cara nuanginnya? Gak papa kok guys, yang penting nulis aja dulu! Yang penting biasakan aja dulu! Tau kan kalau yang pertama itu memang kodratnya selalu jadi kelinci percobaan? Jadi wajar kalau masih hancur, wajar kalau masih acak-acakan. Namanya juga coba-coba, iya kan? Poin yang penting untuk kamu raih adalah pembiasaannya. Jadikan menulis itu sebuah kebutuhan , di mana kamu akan merasa selalu ada yang kurang setiap harinya jika kamu tidak menulis. Mengenai cara penulisan yang tepat itu gimana, sebenarnya gak ada panduan sih kalau aku bilang. Kenapa? Karena setiap penulis memiliki ciri  khas sendiri. Jika belum ketemu sekarang, jika sekarang masih hancur-hancuran, gak papa namanya juga belajar. Seiring berjalannya waktu kamu akan mengalami perubahan, tulisan-tulisanmu bakalan meningkat dengan sendirinya karena kamu secara tidak sadar akan banyak belajar dari karya-karyamu sebelumnya,...

Definisi Fiksi dan Nonfiksi Beserta Ciri-cirinya

Karya fiksi itu apa sih? Nonfiksi juga apa? Saat aku ujian beberapa waktu yang lalu saya sempet kebingungan mengenai dua hal ini. aku ragu tentang keduanya, yang aku inget banget nih yang satunya pasti karya yang berdasarkan fakta sementara yang satunya lagi pasti sebuah karya yang ngehalu atau dengan kata lain hanya sebuah karangan orang-orang gitu. Nah dari situ gue mikir, gue harus cari arti dari kata fiksi dulu nih kalo udah tau inikan otomatis yang karya nonfiksinya udah bisa ketebak. Pas selesai ujian nih, aku buka google trus searching arti dari kata “fiksi” dan bener fiksi itu merupakan pernyataan yang berdasarkan khayalan atau pikiran, misalnya roman, novel dan sebagainya. Jadi jawabanku tadi tuh di lembar ujian benar berarti yah, bahwa fiksi itu khayalan sementara Nonfiksi itu berupa karya yang konkrit gituh sesuai fakta atau jika diterjemahkan per kata dapat dibilang karya yang bukan merupakan cerita khayalan . Adapun menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) ...