Skip to main content

Definisi Fiksi dan Nonfiksi Beserta Ciri-cirinya


Karya fiksi itu apa sih? Nonfiksi juga apa?

Saat aku ujian beberapa waktu yang lalu saya sempet kebingungan mengenai dua hal ini. aku ragu tentang keduanya, yang aku inget banget nih yang satunya pasti karya yang berdasarkan fakta sementara yang satunya lagi pasti sebuah karya yang ngehalu atau dengan kata lain hanya sebuah karangan orang-orang gitu.

Nah dari situ gue mikir, gue harus cari arti dari kata fiksi dulu nih kalo udah tau inikan otomatis yang karya nonfiksinya udah bisa ketebak.

Pas selesai ujian nih, aku buka google trus searching arti dari kata “fiksi” dan bener fiksi itu merupakan pernyataan yang berdasarkan khayalan atau pikiran, misalnya roman, novel dan sebagainya.

Jadi jawabanku tadi tuh di lembar ujian benar berarti yah, bahwa fiksi itu khayalan sementara Nonfiksi itu berupa karya yang konkrit gituh sesuai fakta atau jika diterjemahkan per kata dapat dibilang karya yang bukan merupakan cerita khayalan.

Adapun menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) mengemukakan bahwa fiksi merupakan cerita rekaan/ rekaan, khayalan, tidak berdasarkan kenyataan/ pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan pikiran.

Contoh buku Fiksi

Ciri-ciri karya fiksi yaitu:

1.     Cerita rekaan atau imajinasi penulis

2.    Kebenarannya bersifat relatif serta tidak mutlak

3.    Perasaan atau emosi pembaca yang menjadi sasarannya

4.    Mengandung pesan  moral tertentu

5.    Biasanya menggunakan gaya bahasa konotatif (kiasan)

6.    Menampilkan sudut pandang berbeda

7.    Biasanya penulisannya tidak baku

Sedangkan Nonfiksi merupakan sebuah karya yang bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya).

contoh buku Nonfiksi

Oleh karena itu ketika seseorang mau menulis sebuah karya Nonfiksi diperlukan kehati-hatian dalam pengambilan informasi.

Informasi yang ia terima harus dipastikan keakuratannya, riset yang dilakukan harus ketat serta bahasa yang digunakan oleh penulis harus bahasa yang logis atau dapat diterima akal.

Ciri-ciri karya Nonfiksi:

1.     Bahasa yang Baku

Biasanya nih yah temen-temen, bahasa yang digunakan dalam penulisan karya nonfiksi itu menggunakan bahasa baku, bukan bahasa yang alay atau bahasa kekinian dan bersifat serius.

2.    Menggunakan Gaya Bahasa yang Denotatif

Tau kan denotatif itu apa?

Yup, betul banget temen-temen. Denotatif itu adalah lawan dari konotatif. Jika konotatif itu merupakan mengungkapan sebuah kata yang bukan maksud sesungguhnya (kiasan) maka denotatif merupakan pengungkapan yang sesuai dengan makna sebenarnya.

Misalnya: Vina hanya sebagai sapi perah bagi bosnya.

Nah makna sapi perah ini bukan makna yang sebenarnya, bukan berarti vina ini jadi sapi tetapi maksudnya tuh Vina hanya dimanfaatkan saja (sapi perah: dimanfaatkan saja).

3.    Isinya Berkaitan dengan Fakta

Pastinya sudah melakukan riset terlebih dahulu sehingga mendapatkan fakta-fakta yang dapat dipertanggung jawabkan dan pembaca pun dapat memperoleh manfaat dan informasi.

4.    Berbentuk Tulisan Ilmiah Populer

Dengan kata lain, tulisannya tidak harus kaku dan itu-itu saja. Lalu karya apa yang memiliki ciri tersebut? ketika kamu membaca artikel, skripsi, laporan, makalah, tesis, nah itu merupakan karya tulisan ilmiah populer.

Dikatakan bentuk tulisan ilmiah populer karena dissampaikan dengan bahasa yang sesuai dengan pasar dan data yang diambil berdasarkan dengan kajian, daftar pustaka, dan sumber referensi yang diacu.

5.    Menjadikan karya yang sudah ada atau sebuah penemuan sebagai referensi

Dari penjelasan di atas, kira-kira kamu sudah tahu belum perbedaan kedua karya tersebut?

 


Comments

Popular posts from this blog

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)

Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag? Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe…. Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag . Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen. Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh  definisi fiksi dan nonfiksi Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi. Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake.  Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan.  Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujua...

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...