Skip to main content

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)


Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag?

Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe….

Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag. Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen.

Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh definisi fiksi dan nonfiksi

Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi.

Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake. 

Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan. 

Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujuan kita belajar kek gituan sejak SD?”

Aku baru menyadari semua kegunaan pembelajaran yang kudapat dari bangku sekolah dulu saat aku mutusin terjun dalam dunia kepenulisan.

Bahkan ternyata, banyak hal yang harus kupelajari kembali akibat memoriku (otakku) sepertinya sudah meghapus beberapa file yang kusimpan beberapa tahun yang lalu. Termasuk penggunaan tanda titik (.), tanda koma(,), tanda seru (!) serta tanda tanya (?).

Saat mulai menulis, aku bingun nih saat menulis dialog yang berisi pertanyaan, itu tanda koma dulu terus tanda tanya terus kutip lagi karena akhir dialog atau gimana.

Duhh pusing banget tuh gara-gara hel sepele gitu doang. Tulisanku belibet banget yah…hehehe. 

Temen-temen sudah pada tau kan dialog tag itu apa? 

Ya sudah saya coba ingetin lagi yah barangkali saja ada yang lupa, hehehe...

Jadi, dialog tag itu adalah frase yang mengikuti dialog, yang memberikan informasi identitas si pengucap dialog. Biasanya dialog tag ini ditandai dengan kata "ujar", "ucap" atau yang sejenisnya. biasanya berada di awal kalimat maupun di akhir kalimat.

Ilustrasi dilaog yang dilakukan dua orang atau lebih di tempat umum

Okelah aku coba kasih contoh yah.

Misalnya dina gomong nih ke temennya: Kamu dari mana saja? ucap Dina.

Ini kan kalimat dalam dialog jadi seharusnya diawali dan diakhiri dengan tanda kutip. Terus kaliamatnya juga kalimat tanya jadi mesti pake tanda tanya juga, truss karena setelah ucapan itu ada lagi kalimat tag selanjutnya “ucap Dina” berarti masih harus diberi tanda koma dong karena belum habis kalimatnya. Jadi intinya penulisannya bagaimana ?

ya sudah, aku kasi tahu aja yah penulisannya biar jelas dari pada aku ngomong panjang lebar, ngelantur sana sini buat kalian bingung kan.

Penulisannya itu kek gini nih : “Kamu dari mana saja?ucap Dina.

Jadi tanda komanya itu diilangin aja, cukup pakai tanda tanya aja. Dan perhatiin huruf “u” pada kata ucap. Itu pakai huruf kecil kan? Tahu kenapa?

Iya karena itu telah mengisyaratkan bahwa kalimat yang terucap itu memiliki tanda koma yang tersembunyi jadi masih harus menggunakan huruf kecil setelahnya.

Adapun jika kalimat tagnya di depan, misalnya: Ibu menyuruhmu untuk membeli gula di warung.

Maka penulisannya cukup seperti ini aja: “Ibu menyuruhmu untuk membeli gula di warung.”

Adapun jika setelah pengucapan itu masih ada aksi lanjutan maka penulisannya langsung disambung aja dengan di awali huruf kapital.

Misalnya: “Ibu menyuruhmu untuk membeli gula di warung.” Lalu ia segera berlari keluar.

Semoga ngerti yah dengan celotehku, sampai jumpa pada artikel berikutnya.

         

 

 

 

 

 

 

 

PENGGUNAAN TANDA BACA PADA DIALOG TAG (" ? ,)

 

Comments

Popular posts from this blog

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...