Skip to main content

7 Tips Mengatasi Writer's Block bagi Penulis


Ilustrasi seseorang yang sedang writer's block

Writer’s block itu apa sih?

Writer’s block merupakan suatu kebuntuan yang dialami oleh seorang penulis. Dalam hal ini, penulis biasanya tidak dapat melanjutkan tulisannya.  Atau bisa juga tidak bisa membuat/memulai tulisannya.

Dan apa yang kamu lakukan di saat writers block?

Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu coba jika kamu sedang berada di fase writer’s block ini.

1.     Free writing

Kalau kamu benar-benar stuck, kamu boleh corat coret apa aja di bukumu atau laptopmu. Tulis apa aja, bebas. Bahkan uneg-uneg sekalian lepasin deh. Asal jangan dicampur aja sama naskah tulisan kamu, hehehe.

Kamu nulis aja tuh tanpa memperhatikan aturan kepenulisan, tanda bacanya salah atau benar, ada typo atau nggak, pokoknya kamu nulis bebas aja dulu. Kamu bisa balik merevisi semuanya jika writer’s block-mu sudah hilang.

2.    Membaca

Siapa tau aja, kamu stuck gara-gara gak ada ide, karena gak pernah nyari referensi. Jadi banyakin baca buku yah karena nulis dan baca itu gak bisa banget dipisahin.

3.    Berdiskusi

Sesekali kamu butuh mendiskusikan tentang tulisanmu kepada temanmu. Saranku sih, pilih teman yang sama-sama suka nulis. Karena kalau nggak, takutnya gak bakalan nyambung diskusinya.

Kamu bisa bertukar pikiran dengannya , dapat memberikan saran mengenai tulisanmu, serta terkadang dapat membangkitkan idemu.

4.    Singkirkan pengganggu

Aku pernah singgung mengenai hal ini dalam tulisanku yang lain, yang membahas tentang tips konsisten. Klik di sini

Apa-apa saja yang mengganggumu bisa kamu singkirin dulu yah biar kamu dapat fokus dalam memulai atau melanjutkan tulisanmu. Scroll sosmednya bentaran dulu yah, kamu nulis aja dulu.

5.    Melakukan hal-hal yang menyenangkan

Mungkin kamu terlalu bosan melulis setiap hari, duduk di tempat yang sama, menatap dinding yang sama. Pada umumnya hal-hal yang dilakukan secara monoton atau terus menerus memang rawan menimbulkan kejenuhan. So, kamu bisa mengistirahatkan diri dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai. Misalnya, berkebun, berolahraga, atau hal-hal lainnya.

6.    Membaca kembali kerangka tulisan

Terkadang, seorang penulis merasa tidak mampu melanjutkan tulisannya karena ia tidak menguasai semua konsep dalam tulisanya, maka dari itu ia butuh untuk meninjau kembali konsepnya. Misalnya, jika menulis sebuah novel, terkadang seseorang lupa dengan ceritanya sendiri, lupa sudah sampai mana pembahasannya.

7.    Ingat kembali tujuan atau motivasi menulis

Terkadang hal ini dapat mengatasi kendalamu seketika. Kamu memulai menulis karena sebuah alasan kan?

Maka ingatlah kembali apa yang dulunya menggerakkanmu untuk menulis. Apalagi jika sesuatu yang mendorongmu untuk menulis adalah sebuah kisah yang menyakitkan, kamu pasti akan kembali bersemangat karena kamu tidak mau jika luka itu kembali menggores hatimu.

Jujur saja yah, siapapun itu baik penulis junior maupun senior pasti pernah nih mengalami trouble yang satu ini. dan setiap orang punya cara tersendiri untuk mengatasi permasalahan yang mereka alami.

Seorang Asma Nadia aja nih yang karyanya sudah banyak, udah pupuler di mana-mana, masih juga ngalamin yang namanya writer’s block.

Dan cara dia mengatasinya dengan tetap menyalakan komputernya dan bersaing dengan komputer itu. Dalam hal ini, ia akan membiarkan dirinya berpikir sambil menatap layar komputernya. Entah siapa yang kalah, dia atau komputernya (layarnya mati sendiri).

kalau aku, tentu punya cara tersendiri juga. Jika masalah ini menghampiriku maka aku akan mencoba menerapkan cara yang dicontohkan oleh Asma Nadia. Namun jika cara itu tidak wort it, aku biasanya mengistirahatkan diri.

meski sebagai seorang penulis lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, tetap saja butuh waktu untuk bersantai. Sejenak melepaskan bayang-bayang pekerjaan dalam pikiran.

Tidak apa-apa kok jika kita meliburkan diri dari kegiatan menulis selama dua atau tiga hari. Asalkan jangan keenakan yahh.

Ilustrasi bersantai bersama keluarga (piknik)
Aku bisa puas-puasin nonton, bersantai dengan teman-teman atau keluarga atau hal lainnya. Karena pada kenyataannya yang namanya kejenuhan itu tetap saja ada masanya. Tidak peduli apakah pekerjaan kita sesuai dengan passion atau tidak, tetap saja ada masanya kita merasa bosan.

Setelah beberapa hari bermain-main, aku pasti akan kembali teringat dengan kegiatan menulisku. Aku akan kembali membangkitkan diri, kembali memancing gairah menulisku hingga aku bisa kembali bersemangat.

Nah, dari beberapa tips di atas, mana nih yang menjadi versimu? Tulis di kolom komentar yahh!

 

Comments

Popular posts from this blog

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)

Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag? Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe…. Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag . Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen. Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh  definisi fiksi dan nonfiksi Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi. Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake.  Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan.  Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujua...

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...