Skip to main content

Cara Mengeksekusi Ide Menulis

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Punya ide banyak tapi gak tau cara nuanginnya?

Gak papa kok guys, yang penting nulis aja dulu!

Yang penting biasakan aja dulu!

Tau kan kalau yang pertama itu memang kodratnya selalu jadi kelinci percobaan? Jadi wajar kalau masih hancur, wajar kalau masih acak-acakan. Namanya juga coba-coba, iya kan?

Poin yang penting untuk kamu raih adalah pembiasaannya. Jadikan menulis itu sebuah kebutuhan, di mana kamu akan merasa selalu ada yang kurang setiap harinya jika kamu tidak menulis.

Mengenai cara penulisan yang tepat itu gimana, sebenarnya gak ada panduan sih kalau aku bilang.

Kenapa? Karena setiap penulis memiliki ciri  khas sendiri. Jika belum ketemu sekarang, jika sekarang masih hancur-hancuran, gak papa namanya juga belajar.

Seiring berjalannya waktu kamu akan mengalami perubahan, tulisan-tulisanmu bakalan meningkat dengan sendirinya karena kamu secara tidak sadar akan banyak belajar dari karya-karyamu sebelumnya, kamu akan banyak belajar dari karya-karya orang lain yang kamu baca, kamu akan banyak belajar dari kebingungan yang kamu temukan sendiri jawabannya.

Bukan buku panduan, kamu akan meningkatkan skill kamu dengan sendirinya. 

Sekarang yang perlu kamu lakukan adalah membiasakan diri saja dulu untuk terus menulis. Bukan berarti saya mengatakan bahwa buku panduan itu gak penting. Tapi, dalam artian bahwa kita gak perlu terus-terusan terpaku hanya pada buku panduan saja.

Jangan lelah mencoba! 

Don’t give up but get up. Kesempurnaan itu memang gak datang di awal. Aku selalu tekankan pada diriku sendiri di awal-awal aku belajar bahwa yang sekarang profesional, dulunya juga amatiran, yang sekarang pengetahuannya segudang dulunya juga nihil.

Gak papa kok, mentalnya mental gak apa-apa aja dulu.

Kita akan belajar sambil kita jalan, daripada ngumpulin teori mulu tapi gak praktek-praktek kan sama aja nol.

Jadi mendingan praktek sambil belajar teorinya pelan-pelan. Aku sendiri lebih suka praktek duluan dibandingkan belajar teori.

Belajar teorinya sambil jalan aja. Tidak peduli jika nantinya ketemu jalan buntu, justru akan jadi tantangan yang harus kuruntuhkan.

Tapi ini versi aku yah, kamu bisa cari tahu tentang apa yang dirimu lebih suka,  karena setiap orang berbeda. Aku tidak bisa memaksakan versiku untuk kamu terapkan pada dirimu. Right?

So, kenalilah dirimu. Gali potensi yang ada dalam dirimu, kemudian kembangkan. Dan ingatlah satu pesan ini, keraslah pada dirimu atau dunia yang akan keras padamu.

Fighthig!

I believe you can do it :)

Comments

Popular posts from this blog

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)

Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag? Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe…. Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag . Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen. Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh  definisi fiksi dan nonfiksi Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi. Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake.  Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan.  Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujua...

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...