Kalau mau jadi penulis, kuliah ambil jurusan apa kak?
Sekarang kamu masih SMA, trus punya cita-cita
jadi penulis. Tapi, gak tahu jurusan yang harus dipilih saat kuliah nanti. Atau
mungkin saat ini kamu telah lulus kuliah atau sementara kuliah tapi jurusan yang
sedang kamu geluti saat ini bukan jurusan yang berkaitan dengan kepenulisan.
Truss gimana dong?
Eitss, no, no, no…
Gak papa kok. Umumnya jika mau jadi penulis
ambilnya jurusan sastra tapi bukan berarti yang gak ambil jurusan sastra gak
bisa jadi penulis. Kenapa saya bilang begitu?
Liat aja realitanya! Banyak kok seorang
penulis yang jurusannya bukan sastra. Mau contoh?
Okay aku sebutin nih yah,
1. Nh. Dini
Ia sebenarnya bercita-cinta untuk menjadi seorang masinis namun, tak kesampaian hanya karena tidak menemukan sekolah bagi calon masinis kereta api.
Dia mulai
menulis sejak ia masih duduk di bangku SMP. Dan selepas sekolah ia bekerja
sebagai pramugari. Ia adalah seorang sastrawan dan novelis meski tidak
mengenyam pendidikan sastra secara formal.
2.
Tere Liye
Siapa sih yang gak kenal tere liye? Karya-karya
yang lahir darinya sudah sangat banyak bahkan beberapa diantaranya sudah
difilmkan. Namun, tahukah kamu bahwa Tere Liye ini juga bukan berasal dari
jurusan sastra lohh, tetapi fakultas ekonomi. Nyatanya tetap bisa jadi penulis.
3.
Riandra_27
Kalian kenal gak dengan orang ini? karena gak kenal biar aku kenalin yah. Jadi, dia itu adalah seorang penulis di salah satu platform. Karyanya sudah lumayan banyak.
Dan tahukah kamu mengenai
latar belakang pendidikannya? Iya, tepat sekali. Ia bukanlah jurusan sastra
melainkan matematika.
Mau disebutin lagi? Okay aku mau sebutin yang lumayan terkenal yah kali ini. namanya dhikarey. Kurang tau pasti sih nama aslinya siapa, tapi setahuku dia itu seorang penulis platform watpadd. Teruss sudah ada juga kok bukunya yang diterbitin tapi aku lupa judul bukunya apa.
Mengenai latar belakang
pendidikannya aku kurang tau pasti sih, tapi kalau gak salah kayaknya design
deh. Tapi kalau mau tau pasti bisa tanya langsung aja deh sama orangnya, DM
instagramnya :)
Intinya, sastrawan tidak harus lahir dari fakultas satra. Mahasiswa dari semua fakultas dan semua jurusan di perguruan tinggi berhak menjadi sastrawan.
Seorang dokter bisa jadi penulis kok, bukankah buku yang berjudul “How To Respect My Self” ditulis oleh seorang dokter psikiater/kejiwaan?
Apakah kalian kenal dengan
Maudy Ayunda? Bukankah ia bukan jurusan sastra tetapi bukunya ada tuh di toko buku
dengan judul “Dear Tomorrow”.
So, belum telah kok jika kamu memang mau jadi penuli tetapi saat ini kamu salah jurusan. Nggak kok, kalu gak salah jurusan.
Dari
jurusan manapun jika kamu memang memiliki kreatifitas dalam menulis, kamu pasti
bisa jadi penulis.
Comments
Post a Comment