Skip to main content

Enakan Mana Penulis Terbitan atau Penulis Platform ?

Penulis pemula? Jangan nerbitin buku dulu deh, think again!

Setiap dari kita butuh dengan perubahan, termasuk penulis. Dulu, seorang penulis itu taunya mungkin hanya sekedar nulis aja, yang penting nulis terus abis itu diajuin ke penerbit biar bisa diterbitin terus dapat upah deh.

Tapi itu sulit, gak semua naskah yang masuk ke penerbit itu bakalan diterbitin. Nah, jika kamu seorang penulis baru dan masih pakai cara ini, pliss ubahlah!

Sekarang sudah zaman milenial. Dunia sudah berubah maka kamu juga harus ngikiutin perubahan dunia dong biar bisa jalan bebarengan. Gak mau jalan barengan? Ya udah siap-siap aja ketinggal!

Well, gini loh maksud aku, kita sebagai penulis haru pinter-pinter nyari peluang. Begitu ada peluang pepet, begitu ada peluang pepet, jangan diem-diem bae.

Misal nih, kamu pengen jadi penulis, gak usah langsung mikir ke penerbitan apalagi sebagai seorang pemula, kita masih bingung-bingung gitu, nggak negrti jalurnya. Iya gak?

Terus aku bisikin nih, katanya, royalti yang dihasilkan dari nerbitin buku tuh gak banyak-banyak amat lho.

 Bahkan banyak yang milih nulis di platform dari pada nerbitin. Karena bayaran di platform justru lebih mahal dari pada dari hasil nerbitin.

Belum lagi kalau nerbitinnya nerbitin sendiri, sampai penjualan juga sendiri, belum lagi kalau kamu gak bisa jualan! Kan ribet tuh kaloo sudah netbitin terus gak terjual, yang ada malah rugi bukannya untung.

Jadi saran aku nih yah, kenapa kamu gak mulai dari nulis di platform aja. Abis itu kalau diplatform dan ternyata karya kamu memang layak diterbitin dan memang rezekinya kamu, maka kamu biasanya dapat peluang untuk ditawarin oleh penerbit untuk persetujuan nerbitin buku kamu.

Misalnya nih, anggaplah platformnya itu di wattpad, kamu nulis di sana, trus dapat banyak pembaca di sana istilahnya sudah dapat penggemarlah yah. Trus karyamu ditawarin penerbit tuk dicetak, bukankah itu malah mempermudah jalanmu?

Kenapa aku bilang begitu? Karena jika karyamu sudah diterbitin kemungkinan buat terjual itu, ada! karena di wattpadd aja sudah banyak yang suka, sudah banyak yang kenal dengan karya kamu.

Kalaupun gak ada penerbit yang tawarin, paling nggak kamu sudah yakin bahwa karya kamu layak dijual, karya kamu pasti laku di pasaran sebab kamu sudah punya banyak penggemar yang bakalan nyerbuin karya kamu.

Balik lagi nih, ke soal flatform dulu atau langsung nerbitin. Dibandingkan kamu nerbitin langsung nih kepenerbit, itu belum tentu laku di pasaran.

Gak laku bukan berarti karyamu jelek, tetapi orang gak berani beli karena gak tahu isinya tuh kek gimana, nama penulisnya aja mereka gak kenal! Aku aja nih kalau beli buku pasti nyarinya  buku yang sudah jelas siapa penulisnya, saya sudah tau bagaimana karya-karyanya, saya sudah tahu banyak orang yang ngeriview bagus akan karyanya.

Kalau misalnya dapat buku yang mesti judulnya bagus tapi saya gak ada gambaran mengenai dalemnya itu bagus atau tidak, saya juga gak kenal siapa penulisnya auto gak dilirik pasti.

Oya, selain itu kamu juga perlu tahu tentang design meski hanya basic-nya aja, biar kamu bisa ngedesain cover kamu sendiri, biar kamu dapat promoin tulisan kamu di medsos dengan design-design yang menarik.



Ingat! sekarang sudah zaman digital! Bahkan banyak orang yang lebih suka baca buku via smartphone ketimbang ke mana-mana selalu bawa buku. So, improve your skill from now!

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Cara Penulisan Tanda Baca Pada Dialog Tag (Novel/Cerpen)

Bagaimana sih cara penulisan tanda baca pada dialog tag? Balik lagi nih sama aku, dengererin aku bercerita yahhh. Cuma sebentar kok, hehehe…. Kali ini aku mau singgung sedikit tentang dialog tag . Biasanya dialog tag ini dijumpai dalam karya fiksi seperti novel atau cerpen. Untuk mengenal lebih dalam lagi apa itu karya fiksi silahkan liat di sini yahh  definisi fiksi dan nonfiksi Jadi kali ini aku bakalan ceritain tentang diriku yang baru-baru ini terjun dalam dunia kepenulisan. Baru banget sih masih sekitaran bulan september kemarin 2021. Gak pernah nyangka bahwa suatu hari aku bakalan terjun dalam dunia literasi. Dulu saat sekolah, aku selalu mikir kayak gini “ngapain sih belajar bahasa Indo, gak guna banget. Toh dalam kehidupan sehari-hari juga gak kepake.  Setiap hari kita ngomong juga gak perlu tuh pake kalimat yang terstruktur seperti harus pake kalimat subjek+objek+predikat+keterangan.  Gak ada tuh kek gituan, bahasa baku juga gak kepake. Lalu apa dong tujua...

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Pengertian Denotasi dan Konotasi yang mudah dipahami

  Denotasi dan Konotasi itu apa sih?  Denotasi dan konotasi ini lumayan mirip yah kayak saudara kembar aja, hehehe…. Benar! Layaknya saudara kembar yang tentunya mirip tetapi tetap saja memiliki perbedaan.  Meski mereka terlahir dari rahim yang sama, memiliki wajah yang sama tetap saja ada perbedaannya baik perbedaan besar maupun kecil. Jika si Rina memiliki tahi lalat di hidungnya, biasanya Rana tidak memilikinya. Atau mungkin memiliki tetapi tidak terletak di tempat yang sama dengan Rina. Jika si Rina orangnya cerewet, besar kemungkinan si Rana pendiam. Sama halnya dengan Mas Kono dan Mas Deno ini. Denotasi/denotatif adalah pengungkapan suatu kata yang merujuk pada arti yang sebenarnya sehingga mudah dipahami. Sedangkan Konotasi/konotatif lebih merujuk pada arti yang bukan maksud sesungguhnya atau sering disebut dengan kata kiasan. Denotasi/denotatif lebih mudah kita temukan karena merupakan kata yang sebenarnya tertulis pada kalimat. Sementara Kata konotasi/...