Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2022

Review Buku Reasons to Stay Alive Karya Matt Haig

  Depresi itu apa sih? Yah mungkin semacam hantu kelam yang terus mengganggu pikiran sang pengidapnya. Sebuah perasaan yang begitu mengerikan, tak ada harapan untuk melanjutkan hidup. Di dalam buku “ Reasons to Stay Alive ” menceritakan pengalaman pribadi seorang matt   Haig yang berhasil melawan depresinya. Cover buku "Reasons to Stay Alive" Ia menceritakan pengalaman-pengalamannya secara detail tentang bagaimana perasaannya saat bertemu orang banyak, atau hanya sekedar datang ke toserba. Ia bahkan sempat berpikir untuk bunuh diri, melompat dari tebing agar kesedihan yang terus mengganggunya segera hilang. Tapi, pada akhirnya ia mengurungkan niatnya. Ia juga mengomsumsi obat-obatan sekadar untuk membatunya melawan rasa tidak tenang dalam jiwanya. Tetapi, pada akhirnya ia menyadari bahwa obat-obatan tak dapat menyembuhkannya. Ia mengatakan bahwa pil-pil itu hanyalah memberikan jarak dari rasa sakitnya. “Karena pada dasarnya tidak ada pil ajaib yang bisa menyembu...

Review Buku: How to Respect Myself Karya Yoon Hong Gyun

HOW TO RESPECT MYSELF Buku "How To Respect Myself" Buku “How To Respect Myself” adalah buku yang membahas tentang harga diri, tips-tips   meningkatkan harga diri dan mencintai diri sendiri.  Buku ini ditulis oleh Yoon Hong Gyun yang merupakan dokter kejiwaan. Di dalam buku ini terdapat banyak sekali latihan-latihan yang dapat dipraktekkan bagi pembaca untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka. Kelebihan Yang menarik dari buku ini ialah dokter Yoon Hong Gyun kebanyakan mengangkat kisah yang dialami oleh pasiennya termasuk yang dialami oleh dirinya sendiri. Dengan begitu, informasi yang didapat pembaca terasa begitu nyata. Kekurangan Adapun kekurangan dari buku ini yaitu, karena pembagian bab ke dalam sub bab yang banyak sehingga terdapat beberapa sub bab yang terlalu singkat sehingga masih meninggalkan ketergantungan pembahasan. Meski demikian, janganlah kita terfokus pada kekurangannya tapi coba lihat berapa banyak kelebihan yang dipaparkan buku ini dalam membantu oran...

Review Novel "Kami (Bukan) Jongos Berdasi" Karya J.S. Khairen

  KAMI (BUKAN) JONGOS BERDASI Cover buku "Kami (Bukan) Jomgos Berdasi Dalam novel ini, menceritakan kehidupan sebuah circle persahabatan yang beranggotakan Sania, Gala, Juwisa, Randi, Arko, Ogi dan juga Lira. Juwisa begitu tertarik melanjutkan S2 di luar negeri.  Ia merupakan gadis hijabers yang dulunya  mengambil S1 jurusan bisnis dan manajemen. Lalu, sekarang tertarik dengan jurusan psikologi konsumen. Sania, selain bekerja di Bank EEK (Equity of Kathar), ia diam-diam juga menjadi penyanyi kafe. Ia bergabung dengan band yang ada di sana yang kebetulan butuh vokalis.    Tapi, belum juga mengering senyuman sania, ia kembali digemparkan dengan kenyataan bahwa vokalis lama telah kembali. Beruntunglah, setelah berdiskusi dengan para member band ditemukan titik temu. Mereka tidak keberatan jika memiliki dua vokalis sehingga Sania tidak perlu dipecat.  Kegiatan itu bukan hanya sekadar pekerjaan baginya untuk menghasilkan uang, tapi sebuah ...